STRUKTUR DAN FUNGSI LIPID






Description: Description: Fig11_1abFattyAcids.GIF



Description: 8883n08_01.jpg
0
0
0
0
0
0
0

Description: 8883n08_01.jpgDescription: 8883n08_01.jpg
Description: Description: slide_6-1c
1
1
2
3
4

0
1
2
5
3
4

Description: C:\Documents and Settings\user\My Documents\STR. LIPID\GLISEROL.gif





Description: C:\Documents and Settings\user\My Documents\STR. LIPID\MONOASIL GLISEROL.gif

Description: C:\Documents and Settings\user\My Documents\STR. LIPID\DIASIL.gif

Description: C:\Documents and Settings\user\My Documents\STR. LIPID\TRIASI;.gif

Description: H:\GAMBAR 1.gif
Description: C:\Documents and Settings\user\My Documents\STR. LIPID\TRIASIL 3.gif




Description: H:\LILIN.gif



                  Garis vertikal pada atom karbon nomor 10 dan 13 menunjukkan gugus metil. Apabila terdapat ikatan rangkap, nama senyawa diberi akhiran –ena untuk satu ikatan, untuk dua ikatan rangkap diberi akhiran –diena. Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan tanda segitiga (∆) dengan angka di bagian atasnya yang menyatakan atom karbon yang menjadi awal ikatan rangkap tersebut. Misalnya ∆5-androstena berarti ikatan rangkap berawal dari atom karbon nomor 5 dan berakhir pada atom karbon nomor 6. ∆7.9.11-androstadiena menyatakan adanya dua ikatan rangkap. Ikatan rangkap pertama berawal pada atom C nomor 7 dan berakhir pada atom C nomor 8, sedangkan ikatan rangkap yang kedua berawal pada atom C nomor 9 dan berakhir pada atom C nomor 11. Apabila pada atom karbon terdapat atom oksigen dalam bentuk ikatan C=O, nama senyawa diberi tambahan –on, bila terdapat gugus –OH diberi tambahan –ol, dan –al untuk gugus aldehid. Contoh ∆1.3.5-estratriena-3-ol-17-on terdapat tiga ikatan rangkap yaitu antara atom C nomor dan nomor 2, antara atom nomor 3 dan nomor 4, dan antara nomor atom 5 dan 6. Dan juga terdapat gugus –OH pada atom C nomor 3 dan atom oksigen pada atom C nomor 17. Senyawa ini mempunyai konfigurasi estrana. Tanda (α) dan (ß) digunakan untuk menyatakan konfigurasi suatu gugus tertentu bila dibandingkan dengan keseluruhan struktur. Misalnya pada molekul testosteron gugus –OH pada atom C nomor 17 sama arahnya dengan kedua gugus metil pada atom C nomor 10 dan nomor 13 diberi tanda (ß). Sebaliknya tanda (α) digunakan untuk menunjukkan konfigurasi yang berbeda dengan kedua gugus metil tersebut.

Description: D:\foto1215 - Copy.jpg
Description: D:\foto1216 - Copy.jpg


Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Komponen Fosfolipid.jpg
Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Fosfatidat.jpg

Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Kolin.jpgDescription: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Serin.jpg
Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Etanolamin.jpgDescription: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Gliserol.jpgDescription: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Inositol.jpg


Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Struktur Fosfogliserida.jpg

Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_16\11.jpg

b.     Sebagai surfaktan paru-paru yang mencegah perlekatan dinding alveoli paru-paru sewaktu ekspirasi. Selain itu fosfolipid terlibat dalam transportasi lemak dalam tubuh,dll


Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Sfingosin.jpg

Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Sfingomielin.jpg

Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Serebrosida.jpg
Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Galakto serebrosida.jpg


Description: C:\Users\Choprots\Pictures\MP Navigator EX\2012_03_17\Struktur Gangliosida.jpg

















Description: Description: Description: U.png.


Description: Description: reaksi sabun



Description: D:\2012_03_18\11.jpg


Description: D:\2012_03_18\11.jpg


Description: halogenasi










Post a Comment